• Desember 2016
    S S R K J S M
    « Sep    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  

HUMOR

“HUMOR DISEKITAR PELAYANAN”

 

 CUMA CARI ANGIN ….

Selesai kebaktian seorang Bapak (yang suka basa basi) waktu menyalami pendeta mau pulang:

Cari angin ....

Cari angin ....

Bapak (yang suka basa-basi) : ”Terima kasih atas khotbahnya pak pendeta……… sangat menyentuh hati saya!”.
Pendeta (serius) : ”Tapi saya lihat tadi bapak keluar masuk pintu samping, ada apa…!”
Bapak (tidak nyangka ditanya) : ” E…maaf pak pendeta….. cuma cari angin…supaya nggak ngantuk………”
Pendeta (kecewa) : ??? !!!…… bapak ada-ada saja …..

Disunting dari : Beberapa sumber

KLOP …..!

Seorang penatua yang baru diangkat dan pertama kali melayani sebagai pelayan firman dalam kebaktian rumah tangga, kebetulan sedang bertugas membawakan khotbah Mat 14 : 15-20 tentang Tuhan Yesus memberi makan 5000 orang dengan 5 roti dan 2 ikan dengan gugup berkhotbah:

Apakah sdr bisa....

Apakah sdr bisa....

Penatua : ”…….saudara bisa bayangkan memberi makan 5 orang dengan 5000 roti dan 2000 ikan”.”. ….. Adalah suatu mujizat yang……..”
Seorang jemaat nyeletuk : Salah pak penatua ……..!
Penatua (menyadari kesalahannya mengulangi):  emmm …. maksud saya memberi makan 5000 orang dengan 5 roti dan 2 ikan ……
Penatua         : Pak Tompul …. Apakah bapak bisa melakukannya…. !!
Pak Tompul   : Bisa ……
Penatua         : Bagaimana bapak bisa …..
Pak Tompul    : Saya ambil sisa  makanan 5 orang tadi…… klop…..!
Jemaat          : grrrrr … (ada-ada saja)

Disunting dari : Beberapa sumber

PENGANTIN YANG SIGAP…

Disuatu desa terpencil yang dilayani semacam Pos Pelkes ada pemberkatan nikah yang sangat sederhana dilakukan dirumah tangga. Pada waktu persiapan  dilakukan penatua yang bertugas melayani lupa memperagakan prosesi pemberkatan. Setelah tiba saat penumpangan tangan oleh pendeta pada hari H nya……

Belum.... nanti dulu...

Belum.... nanti dulu...

(Diaken yang bertugas mengambil selembar tikar dan dua buah bantal  serta menggelar tikar dan meletakkannya  didepan pengantin.)
Pendeta         : Kedua pengantin dipersilakan…….(belum selesai kata…. berlutut !)
Pengantin     : ??? mereka tiba-tiba tidur bersama ditikar dengan bantal tersebut….
(Pendeta tidak mengira … kedua pengantin begitu sigapnya meletakkan tubuhnya ditikar dan dibantal)
Pendeta         :  …… belummm ….. nanti dulu !!!! (keceplosan)
Jemaat          : grrrrrr …. (Sebetulnya bantal itu digunakan untuk menyangga lutut agar nyaman.)

Disunting dari : Beberapa sumber

 

JELAS ADA BEDANYA …..

Dua orang diaken sedang minum di sebuah lapo tuak , mereka melihat pak Pendeta lewat dan Pendeta memandang agak lama kearah mereka. Seorang diaken berkata dengan sangat cemas,

Lapo Lisoi

Lapo Lisoi

Diaken 1   : “Saya harap Pak Pendeta tidak melihat kita dan mengenali kita”.
Diaken 2  :  “ Apa bedanya…….,  Pendeta lihat atau tidak……. toh Tuhan pasti tahu kita sudah minum tuak disini dan Dialah yang akan nantinya menghakimi kita ….”. 
 Diaken 1  :  “Jelas ada bedanya lae….., Tuhan memang tahu ….. tapi tidak akan bilang sama isteri saya …. kalau pak Pendeta bukan hanya pada isteri pada Jemaat juga bisa dia bilang …… “.

Disunting dari : Beberapa sumber 
 


Karena jam kebaktian yang harus dilayani seorang pendeta tamu sudah dekat dengan sangat tergesa-gesa memarkir kendaraannya diparkir yang sudah dipenuhi oleh kendaraan jemaat. 

BALAS SAYA BILANG …… 

Balas saya bilang ...

Balas saya bilang ...

Tukang Parkir :  ”Mundur, mundur, mundur…….terus, terus, terus……ya…… balas, balas, balas, ya balas……!!!”
kemudian terdengar duk…. kiri belakang nyerempet mobil jemaat, pak Pendeta turun melihat kebelakang, ekor nyerempet tapi tidak terlalu parah.
Dengan nada tinggi (karena tidak kenal pak Pendeta) tukang Parkir berkata;
Tukang Parkir : ”Saya bilang …. balas, balas, bapak nggak balas juga….. ”
Sambil pergi dengan tenang Pak Pendeta berkata: ”Dik….. saya tidak biasa membalas…..”

Disunting dari : Beberapa sumber  

PENDETA JUGA MANUSIA ….

Dalam sebuah penerbangan disaat cuaca buruk halilintar menggelegar mesin pesawat kadang seperti mau mati tiba-tiba terdengar pengumuman dari pramugari :  

Pendeta juga manusia....

Pendeta juga manusia....

Pramugari:  ”Para penumpang yang terhormat, karena cuaca sangat buruk dan pada salah satu mesin terjadi gangguan teknis maka perlu diantisipasi untuk keadaan mendarat darurat. Penumpang harap tenang, kenakan pelampung terlebih dahulu kepada anak-anak dan wanita.”
Pramugari: ”Diantara bapak siapa yang biasa berdoa ?”
Seorang pendeta langsung mengacungkan tangannya, dia pikir dia diminta untuk berdoa untuk keselamatan mereka.
Pramugari   : ”Terima kasih pak pendeta! Karena jumlah pelampung kurang satu mohon kesediaan bapak untuk mendahulukan pelampung bagi yang lain, saya percaya pasti bapak lebih tegar menghadapinya.”
Pendeta     : ”Waduh kok begitu …. pendeta juga kan …  manusia …..

Disunting dari : Beberapa sumber

 

BUKAN SALAH SAYA ….

Didalam satu kebaktian hari Minggu diselipkan satu liturgi pemberkatan nikah, mungkin karena khotbah hari Minggu digabungkan dengan khotbah pemberkatan nikah sehingga khotbah cukup lama. Akhirnya setelah selesai khotbah pendeta mau memanggil pasangan  yang mau dinikahkan, tetapi pak Pendeta lupa nama calon pengantin dan catatan namanya tidak kelihatan terselip diantara lembaran Alkitab. Maka pendeta pun memanggil :

Pendeta         : ”Bagi saudara yang mau menikah diharap untuk berdiri …. !”
Pasangan calon pengantin dan beberapa pria, gadis dan janda pun berdiri ……
Pendeta         : ” ???!!!” (heran, geli, … tapi tidak habis akal dia menyuruh duduk) dan berkata :
Pendeta         : ”Bagi saudara yang belum mengikuti katekisasi pranikah mohon duduk!”
Janda             : ” ???? ” ragu-ragu karena dulu pernah ikut …..
Jemaat           : gerrr…..
Janda             : Akhirnya duduk sambil berbisik kesebelahnya : ”bukan salah saya…”

Disunting dari : Beberapa sumber

2 Tanggapan

  1. mantap banget
    makasi bwt ceritanya

  2. Very Funny! Keep Writing your humor, its usefull!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: